MUTIARAINDOTV.My.Id Bandar Lampung, 4 Januari 2026 – Ketua Umum Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) M. Nurullah RS memimpin rapat koordinasi dengan pengurus serta pelaku usaha Koperasi dan UMKM Merah Putih. Acara yang bertempat di salah satu ruang rapat di Kota Bandar Lampung ini bertujuan untuk menyusun strategi kolaborasi guna memperkuat peran kedua lembaga dalam mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat.
Dalam sambutannya, M. Nurullah RS menekankan pentingnya sinergi antara media dan pelaku ekonomi rakyat. “Koperasi dan UMKM Merah Putih memiliki peran krusial dalam membangun ekonomi lokal. Sebagai organisasi wartawan, PWDPI siap menjadi mitra strategis untuk menyuarakan potensi serta kendala yang dihadapi, sekaligus membantu mempromosikan produk-produk unggulan anggota,” ujarnya.
Rapat yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai cabang Koperasi Merah Putih di Provinsi Lampung serta pengusaha UMKM membahas beberapa poin krusial, antara lain:
– Peningkatan akses pasar bagi produk UMKM melalui dukungan promosi dan pemanfaatan platform digital.
– Penguatan literasi keuangan dan manajemen usaha bagi anggota koperasi dan pelaku UMKM.
– Kolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan pelatihan serta pameran produk untuk meningkatkan daya saing.
– Penyusunan program kemitraan yang saling menguntungkan antara PWDPI dengan Koperasi dan UMKM Merah Putih.
Perwakilan Koperasi Merah Putih, Khairul Hitam menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut dan berkomitmen untuk aktif berpartisipasi dalam setiap program yang akan diselenggarakan. “Dengan dukungan PWDPI, kami yakin produk-produk lokal yang dibuat dengan penuh dedikasi dapat lebih dikenal masyarakat luas dan bersaing di pasar yang lebih besar,” ujar salah satu perwakilan.
Rapat ini diharapkan dapat menjadi awal dari kerja sama yang produktif, membawa manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan anggota koperasi dan pelaku UMKM di wilayah Lampung.
Sementara itu, Ketua Koperasi PWDPI Yuhelva mengatakan Kolaborasi dengan UMKM Merah Putih Jadi Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Wartawan dan Rakyat
Yuhelva memberikan tanggapan positif terkait rapat koordinasi dengan Koperasi dan UMKM Merah Putih PWDPI. Menurutnya, kerja sama yang direncanakan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi anggota koperasi wartawan sekaligus mendukung pemberdayaan pelaku usaha lokal.
“Koperasi PWDPI didirikan tidak hanya untuk mengurus kesejahteraan wartawan, tetapi juga untuk berperan aktif dalam pembangunan ekonomi daerah. Kolaborasi dengan Koperasi dan UMKM Merah Putih adalah wujud konkrit dari komitmen kami untuk saling menguntungkan,” ujar Yuhelva dalam sesi diskusi rapat.
Yuhelva menjelaskan beberapa poin kunci tanggapan dan rencana tindak lanjut dari pihak koperasi:
– Koperasi PWDPI akan membuka kesempatan bagi anggota UMKM Merah Putih untuk memasarkan produk mereka melalui kantor-kantor media anggota PWDPI di seluruh Provinsi Lampung.
– Rencana penyelenggaraan program pembinaan bersama, di mana wartawan akan berbagi pengetahuan tentang pemasaran digital dan komunikasi, sementara pelaku UMKM akan memberikan pelatihan keterampilan produk dan manajemen usaha.
– Koperasi PWDPI akan mengajak anggota untuk menggunakan produk lokal dari UMKM Merah Putih dalam berbagai kegiatan organisasi, sebagai bentuk dukungan langsung.
– Direncanakan pembentukan unit usaha bersama yang fokus pada pengembangan produk inovatif dengan menggabungkan ide kreatif wartawan dan keahlian produksi pelaku UMKM.
“Kita memiliki kekuatan masing-masing – wartawan memiliki akses informasi dan jaringan, sedangkan UMKM memiliki keahlian dalam menghasilkan produk berkualitas. Dengan menyatukan kedua kekuatan ini, kita bisa menciptakan dampak yang lebih besar bagi ekonomi daerah,” tambahnya.
Yuhelva juga menekankan bahwa kerja sama ini akan dijalankan dengan prinsip transparansi dan keadilan, memastikan setiap pihak mendapatkan manfaat yang setara.
Dikesempatan yang sama, Ketua UMKM Merah Putih PWDPI Reni menjelaskan, Kolaborasi Buka Peluang Besar bagi Pengusaha Lokal.
Reni menyampaikan tanggapan antusias terkait hasil rapat koordinasi yang digelar bersama pihak Koperasi PWDPI dan Koperasi Merah Putih. Menurutnya, kerja sama yang disepakati menjadi peluang besar untuk meningkatkan daya saing serta jangkauan pasar produk UMKM yang dikelola oleh anggota wartawan dan masyarakat lokal.
“Saya sangat bersyukur atas inisiatif yang digagas oleh Ketum PWDPI dan Ketua Koperasi PWDPI. Sebagai pelaku UMKM, kita seringkali menghadapi kendala dalam pemasaran dan akses informasi. Dengan dukungan dari organisasi seperti PWDPI, kita bisa lebih fokus pada pengembangan kualitas produk tanpa khawatir tentang bagaimana cara menjualnya,” ucap Reni saat memberikan paparan di akhir rapat.
Reni juga menguraikan beberapa harapan dan rencana dari pihak UMKM Merah Putih PWDPI:
– Akan segera melakukan inventarisasi produk unggulan dari setiap anggota UMKM untuk kemudian dipromosikan melalui berbagai kanal yang disediakan oleh PWDPI.
– Siap mengikuti semua program pelatihan yang direncanakan, terutama terkait literasi digital dan standarisasi produk agar dapat memenuhi syarat pasar yang lebih luas.
– Berencana untuk mengembangkan produk khusus yang mengangkat cerita dan budaya lokal Lampung, dengan dukungan kreatif dari wartawan anggota PWDPI.
– Akan membentuk tim kerja khusus untuk mengkoordinasikan pelaksanaan setiap program kerja sama dengan pihak Koperasi PWDPI.
“Kita tidak hanya ingin menjual produk, tetapi juga ingin menyampaikan nilai dan makna di balik setiap barang yang kita hasilkan. Kolaborasi ini memungkinkan kita untuk melakukan hal itu dengan lebih efektif,” tambahnya.
Reni menambahkan bahwa pihaknya juga akan mendorong anggota UMKM untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas produk agar dapat bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional.
Sementara itu, Ketua Umum Srikandi DPP PWDPI Rosita Ghosi dalam sambutannya mengungkapkan Kolaborasi Koperasi-UMKM Dorong Pemberdayaan Perempuan di Ekonomi Rakyat
Rosita Ghosi memberikan tanggapan mendalam terkait rapat koordinasi Koperasi dan UMKM Merah Putih, dengan menekankan peran strategis kolaborasi ini dalam memperkuat pemberdayaan perempuan sebagai pelaku ekonomi.
“Srikandi PWDPI selalu fokus pada upaya memberdayakan perempuan, baik di lingkungan wartawan maupun masyarakat luas. Rapat hari ini sangat berarti karena menyadarkan kita bahwa koperasi dan UMKM adalah ruang yang tepat untuk mengoptimalkan peran perempuan dalam membangun ekonomi daerah,” ujar Rosita dalam sesi diskusi akhir rapat.
Rosita menguraikan beberapa poin penting dari tanggapan dan komitmen Srikandi PWDPI:
– Akan menyelenggarakan program bimbingan khusus bagi perempuan pelaku UMKM Merah Putih, mencakup pengembangan keterampilan usaha, manajemen keuangan keluarga, dan akses ke sumber daya pendanaan.
– Siap membantu mendokumentasikan dan menyuarakan cerita sukses perempuan pengusaha lokal melalui jaringan media anggota PWDPI, agar menjadi inspirasi bagi banyak orang.
– Rencana untuk mengembangkan produk unggulan berbasis kreativitas perempuan, seperti kerajinan tangan, makanan khas, dan produk kecantikan alami yang mengedepankan nilai budaya lokal Lampung.
– Akan menjalin kerja sama dengan lembaga terkait untuk mempermudah akses izin usaha dan sertifikasi produk bagi perempuan pelaku UMKM.
“Kita melihat bahwa banyak perempuan memiliki potensi besar dalam dunia usaha, namun seringkali terbatas oleh akses informasi dan dukungan. Melalui kolaborasi ini, kita akan membuka jalan lebih lebar bagi mereka untuk berkembang dan mencapai kesuksesan,” tambahnya.
Rosita juga menegaskan bahwa Srikandi PWDPI akan terus mengawal pelaksanaan program kerja sama ini, memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh anggota, terutama perempuan. (Tim Media Group PWDPI).







