Makassar, 2 Agustus 2026 – Dalam rangka menyambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Sumarjo, S.Ag., M.M. menghadiri secara langsung kegiatan “Berbagi Kasih Bersama Anak Indonesia Merdeka” yang diselenggarakan oleh DPD Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI) Sulawesi Selatan, DPC KCBI Kota Makassar, Vihara Girinaga Makassar, dan Cetiya Zhen An Kong Makassar, Minggu (2/8/2026), di Atrium Paris, New Mall Trans Studio Mall (TSM) Makassar.
Kegiatan sosial tersebut mendapat dukungan dari DPD WALUBI Sulawesi Selatan dan dihadiri oleh Ketua DPD WALUBI Sulawesi Selatan Henry Sumitomo, Pembimas Buddha Sulsel Sumarjo, S.Ag., M.M., Ketua DPD KCBI Sulawesi Selatan Erdi Wijaya, jajaran DPC KCBI Kota Makassar, pengurus Vihara Girinaga, Cetiya Zhen An Kong, para pembina, relawan, serta puluhan anak-anak jalanan dan anak-anak marginal dari berbagai wilayah di Kota Makassar, termasuk kawasan Telkomas, Adyaksa,Kerung Kerung,sekitar Unhas, dan daerah lainnya.
Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antarorganisasi keagamaan Buddha sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian, melalui pemberian bantuan, edukasi pola hidup sehat, serta motivasi dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Pembimas Buddha Sulawesi Selatan Sumarjo, S.Ag., M.M. mengapresiasi sinergi antara KCBI, WALUBI, Vihara Girinaga, dan Cetiya Zhen An Kong yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Kemerdekaan RI yang sebelumnya diawali dengan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, yang diikuti berbagai unsur masyarakat dan tokoh lintas agama.
Menurutnya, semangat kebangsaan tersebut juga diwujudkan di Makassar melalui kegiatan berbagi kasih kepada anak-anak Indonesia.
Sumarjo juga mengingatkan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
“Anak-anakku semua, biasakan hidup bersih, jangan lupa mencuci tangan sebelum makan dan menjaga kesehatan. Cintailah diri sendiri agar dapat belajar dengan baik dan meraih masa depan yang lebih cerah. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi anak-anak semua. Salam Pancasila, satu nusa, satu bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD KCBI Sulawesi Selatan Erdi Wijaya mengajak seluruh peserta untuk menumbuhkan semangat nasionalisme.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan penghormatan kepada Ketua DPD WALUBI Sulsel, jajaran pembina, pengurus Vihara Girinaga, relawan, serta seluruh anak-anak yang hadir.
Ia kemudian mengajak seluruh peserta meneriakkan yel-yel “Indonesia Merdeka” sebagai bentuk semangat cinta tanah air yang disambut meriah oleh anak-anak.
Ketua DPD WALUBI Sulawesi Selatan Henry Sumitomo menegaskan bahwa anak-anak jalanan merupakan bagian dari masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pembinaan bersama.
Menurutnya, mereka harus dirangkul, dibimbing, serta diberikan kesempatan memperoleh kehidupan yang lebih baik melalui dukungan kebutuhan dasar, termasuk makanan dan pembinaan sosial.
“Anak-anak jalanan di Kota Makassar harus kita bina dan kita rangkul agar mereka memiliki harapan serta masa depan yang lebih baik,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua III DPD WALUBI Sulawesi Selatan, Miguel Dharmadjie, mengatakan bahwa kegiatan berbagi kasih merupakan bentuk penghargaan kepada anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa.
Menurutnya, perhatian kepada anak-anak, khususnya mereka yang hidup dalam keterbatasan, akan menjadi motivasi untuk menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.
“Anak-anak Indonesia memiliki masa depan sebagai generasi yang akan membangun bangsa ini. Kepedulian yang kita berikan hari ini akan menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus berjuang sehingga kelak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju,” ujarnya.
Miguel menambahkan bahwa keberadaan anak jalanan merupakan fenomena sosial yang harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat.
“Kepedulian kepada anak-anak jalanan merupakan wujud nilai kemanusiaan. Kita hidup saling berdampingan dan memiliki tanggung jawab untuk saling membantu. Melalui perhatian dan bantuan yang diberikan, kita turut berkontribusi bagi masa depan generasi muda dan pembangunan Kota Makassar,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pembina Cetiya Zhen An Kong Makassar, Wilson Tiodang, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia berharap program berbagi kasih kepada anak-anak jalanan dapat menjadi agenda rutin setiap tahun dan menginspirasi yayasan maupun organisasi sosial lainnya di Sulawesi Selatan.
“Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi contoh bagi yayasan-yayasan maupun organisasi lainnya untuk bersama-sama merangkul anak-anak jalanan di Kota Makassar,” tuturnya.
Melalui kegiatan Berbagi Kasih Bersama Anak Indonesia Merdeka, DPD KCBI Sulawesi Selatan, DPC KCBI Kota Makassar, Vihara Girinaga Makassar, Cetiya Zhen An Kong Makassar, bersama DPD WALUBI Sulawesi Selatan berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan persatuan bangsa terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga anak-anak Indonesia, tanpa memandang latar belakang sosial, dapat memperoleh perhatian, kasih sayang, dan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Jumriati






