Bapak Kapolri Kapolda diminta copot Kapolres Binjai,diduga trima setoran dari bandar judi tembak ikan ikan..tangkap bandar judi nya

Berita, Daerah118 Dilihat

MutiaraindoTv.My.Id- Sumut,-Seorang pimpinan redaksi media online mengaku mendapat ancaman setelah menerbitkan pemberitaan terkait dugaan praktik perjudian di wilayah hukum Polres Binjai, Sumatera Utara. Ancaman tersebut diduga datang dari seseorang yang mengaku sebagai oknum aparat.

Menurut keterangan pimpinan redaksi media Tuntaspostv.com, Jum’at (6/3/2026) malam, peristiwa tersebut bermula ketika pihaknya melakukan konfirmasi kepada Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana terkait aktivitas perjudian jenis tembak ikan yang disebut-sebut beroperasi di Jalan Ade Irma Suryani, tepatnya di depan klenteng di Kota Binjai.

Konfirmasi tersebut dikirimkan melalui pesan WhatsApp kepada Kapolres Binjai. Namun, hingga beberapa waktu setelah pesan dikirimkan, pimpinan redaksi mengaku tidak mendapat tanggapan dari yang bersangkutan.

Tidak lama kemudian, pimpinan redaksi justru menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku bernama Hendra, yang disebut berasal dari Berandan dan mengaku sebagai oknum Marinir. Dalam pesan tersebut, Hendra diduga meneruskan tangkapan layar pesan konfirmasi yang sebelumnya dikirimkan kepada Kapolres Binjai.

Pimpinan redaksi Tuntaspostv.com mengaku terkejut karena pesan yang bersifat konfirmasi kepada Kapolres Binjai tersebut bisa sampai kepada pihak lain yang disebut-sebut berada di lokasi perjudian tersebut.

“Saya heran, bagaimana pesan konfirmasi yang saya kirimkan ke Kapolres Binjai bisa sampai ke orang yang mengaku sebagai penjaga di lokasi mesin judi tersebut,” katanya melalui keterangan tertulis pada awak meda ini.

Lebih lanjut, ia mengaku pesan yang diterimanya dari Hendra berisi kata-kata bernada ancaman, hinaan, serta tantangan. Dalam percakapan tersebut, Hendra disebut menantang wartawan tersebut untuk melaporkan persoalan itu hingga ke Mabes TNI maupun kepada Presiden.

Pimpinan redaksi itu mengatakan dirinya merasa terancam atas pesan-pesan tersebut, terlebih karena yang bersangkutan mengaku sebagai bagian dari institusi militer.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana belum memberikan tanggapan terkait konfirmasi yang dikirimkan media maupun terkait dugaan tersebarnya pesan konfirmasi tersebut kepada pihak lain.

Sementara itu, keberadaan lokasi perjudian tembak ikan di kawasan Jalan Ade Irma Suryani disebut-sebut telah lama menjadi perbincangan di kalangan masyarakat setempat. Warga mengaku aktivitas tersebut bukan lagi menjadi rahasia umum.

Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait, termasuk aparat kepolisian dan institusi TNI, guna mendapatkan klarifikasi atas dugaan ancaman terhadap wartawan tersebut serta aktivitas perjudian yang dilaporkan.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *