MutiaraindoTv.My.Id- DOGIYAI – Dalam upaya mempercepat pemulihan situasi keamanan pasca kericuhan yang terjadi beberapa waktu lalu, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Dogiyai. Kehadiran Kapolda menjadi bentuk perhatian serius aparat keamanan untuk memastikan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas dengan aman dan tenang.
Setibanya di Dogiyai, Brigjen Pol. Jermias Rontini langsung menggelar rapat terbuka bersama Bupati Dogiyai Yudas Tebay, jajaran Pemerintah Kabupaten Dogiyai, perwakilan DPRK, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan Bamuskam se-Kabupaten Dogiyai, serta jajaran Polres Dogiyai. Pertemuan ini menjadi wadah dialog bersama guna membangun sinergi, memperkuat komunikasi, dan menghadirkan solusi yang menenangkan masyarakat.
Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa pemulihan keamanan menjadi prioritas utama agar kehidupan masyarakat kembali berjalan normal.
“Kita ingin situasi keamanan di Dogiyai segera dipulihkan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Mudah-mudahan mulai hari ini Kabupaten Dogiyai semakin kondusif,” ungkap Jermias Rontini.
Kapolda juga memastikan bahwa kondisi di lapangan mulai menunjukkan perkembangan yang positif. Aktivitas warga berangsur normal, sementara distribusi bahan pokok dan BBM menuju kabupaten lain telah kembali berjalan lancar tanpa gangguan.
“Tadi saya melihat langsung arus barang dan BBM sudah berjalan lancar. Saya berharap situasi yang baik ini dapat terus kita rawat bersama,” katanya.
Lebih lanjut, Jermias Rontini menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus kericuhan tersebut secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut membantu proses penyelidikan dengan memberikan informasi yang dibutuhkan aparat.
“Kami hadir langsung di Dogiyai untuk memastikan proses hukum berjalan cepat, tepat, dan transparan. Kami sangat membutuhkan dukungan dari seluruh kalangan. Informasi sekecil apa pun sangat berarti dalam membantu aparat mengungkap kasus ini,” tambahnya.
Pendekatan dialogis juga terus diperkuat melalui komunikasi intensif bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian jangka panjang di Dogiyai.
“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah membantu menjaga situasi tetap aman. Ini adalah hasil kerja sama kita semua,” tutup Kapolda.
Sementara itu, Bupati Dogiyai Yudas Tebay menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap proses hukum yang dilakukan institusi Polri. Menurutnya, penanganan kasus harus dilakukan secara adil, terbuka, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun.
“Saya sangat setuju dengan upaya klarifikasi sebagaimana rapat yang dipimpin Kapolda Papua Tengah. Rapat ini penting untuk mendapatkan gambaran kronologi serta mengarah kepada siapa pelaku dalam kejadian yang menewaskan salah satu anggota polisi. Kami mempercayakan sepenuhnya proses hukum yang dilakukan polisi guna memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban,” pungkasnya.
Bupati juga berharap penanganan kasus tidak hanya berfokus pada pelaku pembunuhan anggota polisi, tetapi juga terhadap kasus penembakan warga sipil agar seluruh rangkaian peristiwa diusut secara menyeluruh.
“Proses pengungkapan terhadap kasus pembunuhan Bripda Jufentus Edoway dan juga lima warga sipil semoga berjalan lancar dan adil sesuai ketentuan hukum. Begitu pelakunya ditemukan, harus ditahan dan diproses hukum di pengadilan,” tuturnya.
Dengan sinergi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh warga, diharapkan Dogiyai dapat segera kembali pulih menjadi daerah yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.(red)












