Kapolrestabes Makassar Perintahkan Tembak di Tempat Pelaku Geng Motor yang Ancam Nyawa Warga

Uncategorized75 Dilihat

MAKASSAR — Kapolrestabes Makassar Kombes pol  Arya Perdana SH SIK M Si, menegaskan instruksi tegas kepada seluruh jajarannya untuk menindak pelaku geng motor yang membahayakan keselamatan masyarakat maupun anggota kepolisian. Instruksi tersebut disampaikan menyusul meningkatnya aksi kekerasan geng motor di Kota Makassar dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam konferensi pers di Mapolrestabes Makassar pada Selasa (12/5/2026), Arya menegaskan bahwa aparat kepolisian diperbolehkan mengambil tindakan tegas terukur hingga tembak di tempat apabila pelaku sudah mengancam nyawa warga.

“Kalau memang pelaku kejahatan itu sudah mengancam nyawa masyarakat, perintah saya tembak di tempat. Ada polisi di situ, dia mengancam nyawa masyarakat di situ dengan parang atau mungkin dengan senjata lainnya, tembak di tempat,” tegas Arya.

Menurutnya, tindakan tersebut hanya diberlakukan terhadap pelaku yang membawa senjata tajam maupun senjata lain yang berpotensi melukai atau menghilangkan nyawa orang lain. Ia menegaskan bahwa polisi tetap mengedepankan prosedur dan tindakan yang terukur dalam setiap penanganan kasus kriminalitas jalanan.

“Juga kalau mengancam jiwa anggota kepolisian yang sedang bertugas, tembak di tempat. Perintah saya begitu. Tapi kalau memang tidak mengancam, ya dilakukan upaya-upaya yang tegas tapi terukur. Tidak serta merta langsung menembak, tidak akan seperti itu,” lanjutnya.

Kapolrestabes juga mengungkapkan bahwa pihaknya terus meningkatkan patroli rutin guna menekan aktivitas geng motor yang meresahkan masyarakat. Patroli dilakukan setiap malam hingga dini hari dengan melibatkan sejumlah satuan kepolisian.
“Jadi yang buat kami ini patroli dari pukul 10 malam sampai dengan jam setengah enam pagi. Dan memang yang masuk juga bukan hanya dari Kota Makassar, ada sebagian dari Gowa, Maros dan Takalar,” ujarnya.

Fenomena geng motor belakangan ini menjadi perhatian serius aparat keamanan di wilayah Sulawesi Selatan. Aksi konvoi, penyerangan menggunakan senjata tajam, hingga penganiayaan yang dilakukan kelompok remaja dinilai semakin meresahkan warga dan mengganggu ketertiban umum.

Selain penegakan hukum, Arya juga mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi anak-anak mereka, khususnya pada malam hari.

Menurutnya, pengawasan keluarga memiliki peran penting dalam mencegah remaja terlibat dalam aksi kriminal maupun kelompok geng motor.

Ia meminta masyarakat bersama aparat keamanan menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memberantas aksi geng motor demi memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Makassar dan wilayah sekitarnya.

Jumriati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *