Pelantikan DPC FPPI Kota Makassar Periode 2026–2031, Dorong Perempuan Berdaya dan Organisasi Berkarya

Uncategorized71 Dilihat

MAKASSAR — Dewan Pimpinan Cabang Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kota Makassar resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2031 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, Kamis (14/5/2026) Di ruang Sipakatau kantor walikota Makassar,Mengusung tema “Perempuan Berdaya,Organisasi Berkarya, Makassar Maju”, kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran perempuan dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan pendidikan di Kota Makassar.

Pelantikan tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, organisasi perempuan, tokoh masyarakat, komunitas, hingga insan pers. Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPC FPPI Kota Makassar Hj. Dwiana Pamuji Astutik, S.M., S.H., Ketua DPD FPPI Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Andi Nurhidayati, M.Si., Sekretaris DPD FPPI Sulsel Hj. Asmarani H. Cawidu, S.IP., serta perwakilan Pemerintah Kota Makassar yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar drg. Istiana Anwar, M.Kes.

Dalam laporan ketua panitia, disampaikan bahwa pelantikan ini merupakan periode pertama kepengurusan DPC FPPI Kota Makassar. Panitia menegaskan bahwa organisasi tersebut hadir sebagai wadah pemberdayaan perempuan yang siap berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak.

“Orang-orang yang hadir hari ini adalah sosok-sosok tangguh yang telah melahirkan pemimpin-pemimpin hebat. Kami berharap FPPI Kota Makassar mampu menjadi organisasi yang menghadirkan manfaat nyata bagi perempuan,” ujar ketua panitia.

Ia juga memaparkan sejumlah program kerja yang akan dijalankan, di antaranya sunatan massal, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis secara berkala, gerakan karya kreatif perempuan hebat, pelatihan public speaking, hingga edukasi kesehatan perempuan. Program-program tersebut direncanakan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan, PMI, Dinas Koperasi, dan berbagai instansi terkait di Kota Makassar.

Ketua DPC FPPI Kota Makassar, Hj. Dwiana Pamuji Astutik, S.M., S.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepada kepengurusan baru.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penggerak dan pelopor perubahan sosial.

Melalui FPPI Kota Makassar kami berkomitmen menghadirkan program-program yang mampu meningkatkan kapasitas perempuan, memperkuat peran sosial dan ekonomi perempuan, serta membangun solidaritas dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus menjaga kekompakan dan semangat pengabdian demi menjadikan organisasi sebagai ruang tumbuh dan ruang manfaat bagi perempuan di Kota Makassar.

Sementara itu, Ketua DPD FPPI Sulawesi Selatan Dr. Andi Nurhidayati, M.Si., menekankan pentingnya kolaborasi antarorganisasi perempuan dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang terjadi di masyarakat, khususnya menyangkut perempuan dan anak.

Menurutnya, tantangan sosial saat ini semakin kompleks, mulai dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, tingginya angka perceraian, hingga persoalan ekonomi keluarga.

Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Semua organisasi perempuan harus bergandengan tangan untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi perempuan melalui UMKM dan pelatihan keterampilan agar perempuan mampu mandiri secara ekonomi dan lebih berdaya di tengah perkembangan zaman.

Pemerintah Kota Makassar melalui Kepala Dinas DP3A Kota Makassar drg. Istiana Anwar, M.Kes., menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus FPPI Kota Makassar. Ia menyebut organisasi perempuan memiliki peran penting dalam mendukung visi Kota Makassar yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.

“Jika perempuannya cerdas dan berdaya, maka generasi masa depan Makassar juga akan menjadi generasi unggul,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran bersama dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Makassar. DP3A Kota Makassar, kata dia, saat ini terus bergerak selama 24 jam dalam memberikan perlindungan dan pendampingan terhadap korban kekerasan.

Dalam wawancara singkat usai pelantikan, Ketua DPC FPPI Kota Makassar menyampaikan bahwa pihaknya akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan TNI, dalam menjalankan program sosial kemasyarakatan.

“Kami ingin memberdayakan perempuan-perempuan di Kota Makassar dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan perempuan dan anak, khususnya kekerasan terhadap perempuan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa FPPI Kota Makassar juga akan menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan sejumlah instansi terkait guna menghadirkan program-program edukatif dan pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan.

Pelantikan tersebut ditutup dengan harapan besar agar FPPI Kota Makassar mampu menjadi organisasi perempuan yang aktif, inovatif, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Kota Makassar yang lebih maju dan berdaya saing.

Jumriati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *