Silaturahmi Akbar 2026 KWS Sulselbar Perkuat Persaudaraan dan Kukuhkan Pengurus Korda Kota Makassar

Uncategorized191 Dilihat

MAKASSAR, 16 Mei 2026 — Kerukunan Warga Sunda (KWS) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menggelar kegiatan “Silaturahmi Akbar 2026” dengan tema “Someah Hade Ka Semah” di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan pengukuhan dan pelantikan pengurus Kordinator Daerah (Korda) Kota Makassar serta dihadiri berbagai tokoh masyarakat, pengurus daerah, dan perwakilan pemerintah.

Acara berlangsung meriah dan penuh nuansa kekeluargaan dengan kehadiran pengurus serta anggota KWS dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Hadir pula perwakilan Pemerintah Kota Makassar Irwan Adnan, Perwakilan Kesbangpol Pemprov  Sulaiman Naipon S,Sos,Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, ORMAS Makassar Cinta Damai(MCD) serta sejumlah tokoh masyarakat Sunda  di berbagai daerah di SulselbarDalam laporannya ketua panitia Kang Ishag Ismatullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini mengusung tema Someah Hade Ka Semah, yang berarti harus bersikap baik dan ramah kepada siapa pun. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat positif serta mempererat tali silaturahmi masyarakat Sunda di Sulawesi Selatan dan Barat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan dilakukan selama kurang lebih dua bulan dengan dukungan sponsor, panitia, dan seluruh elemen masyarakat Sunda perantauan.
Sementara itu, Ketua Korda KWS Kota Makassar yang baru dilantik, Kang H. Tb. Hendrawan, mengatakan pembentukan Korda Makassar bertujuan menyatukan program kerja antarwilayah di bawah naungan KWS Sulselbar.

Selama ini daerah lain sudah memiliki kepengurusan yang aktif, sehingga hari ini Kota Makassar resmi memiliki kepengurusan sendiri. Tujuannya untuk menjembatani komunikasi,menyamakan program, dan memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah serta Kesbangpol,” jelasnya.

Ia berharap ke depan KWS Makassar dapat lebih mandiri dalam menjalankan program sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua Umum KWS Sulselbar, Kang Gun Gun Gunawan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga persatuan warga Sunda di tanah rantau serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Sulawesi Selatan dan Barat.
“Kita harus bersatu dan tidak merasa sendiri di perantauan. Kerukunan ini bukan hanya tempat silaturahmi, tetapi juga wadah untuk membantu sesama, menyelesaikan persoalan sosial, dan berkontribusi bagi daerah tempat kita tinggal,” katanya.

Ia menyebut hingga saat ini KWS Sulselbar telah membentuk kepengurusan di 21 daerah dan 15 di antaranya telah resmi dikukuhkan. Dengan bertambahnya Korda Makassar, diharapkan organisasi semakin solid dan mampu menjadi mitra pemerintah dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Gun Gun juga menuturkan bahwa KWS aktif membantu masyarakat, termasuk dalam penanganan persoalan sosial dan kemanusiaan di sejumlah daerah.

“Kita ingin menunjukkan bahwa warga Sunda yang tinggal di Sulawesi Selatan adalah bagian dari masyarakat Sulawesi Selatan. Kita hadir untuk membantu dan membangun bersama,” tambahnya.

Pemerintah Kota Makassar melalui perwakilannya rwan Adnan,menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menilai KWS Sulselbar sebagai organisasi yang aktif membangun kebersamaan serta memperkuat budaya gotong royong.

“Kegiatan ini sangat luar biasa. Tidak banyak paguyuban yang mampu menghadirkan kegiatan sebesar ini dengan semangat kebersamaan yang tinggi. Pemerintah Kota Makassar siap terus berkolaborasi dan mendukung kegiatan KWS,” ujarnya.

Ia juga berharap KWS dapat terus mengembangkan potensi UMKM, memperkuat silaturahmi, dan ikut berkontribusi dalam pembangunan ekonomi serta sosial di Kota Makassar.
“Kerukunan keluarga seperti ini penting untuk menjaga persatuan, memperkuat hubungan sosial, dan membantu pemerintah dalam membangun kota,” katanya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan wawancara singkat dengan Ketua Korda Kota Makassar yang menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan bertujuan memperkuat hubungan kelembagaan dengan pemerintah dan memperluas jaringan silaturahmi.

“Kepengurusan ini dibentuk agar hubungan dengan pemerintah, Kesbangpol, dan berbagai pihak semakin baik sehingga program-program sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan lebih mudah dijalankan,” ujarnya.

Kegiatan Silaturahmi Akbar 2026 berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momentum penting dalam memperkuat persaudaraan warga Sunda di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sekaligus mempererat hubungan dengan pemerintah daerah serta masyarakat setempat.

Jumriati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *