Permabudhi Prov Sulsel Canangkan Kawasan Pendidikan Percontohan Pengelolaan Sampah Terpadu di Ponpes Al-Imam Ashim Makassar

Uncategorized56 Dilihat

Permabudhi Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar kegiatan pencanangan kawasan pendidikan percontohan pengelolaan sampah terpadu di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Imam Ashim, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Umat Beragama Menanam Harmoni untuk Bumi” tersebut menjadi bagian dari rangkaian Bulan ECO Dhamma Nasional dalam menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhis Era.

Kegiatan  Ini di hadiri langsung oleh Ketua DPD Permabudhi Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Ir. Yonggris, MM bersama Ny. Yonggris, Pembimas Buddha Provinsi Sulawesi Selatan Sumarjo, S.Ag., MM, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan Dr. H. Ali Yafid, M.Pd.I,Kemenag Kabupaten Gowa H. Jamaris, pimpinan Pondok Pesantren Al-Imam Ashim KH. Syam Amir Yunus, SQ, jajaran pengurus Permabudhi, para pimpinan pondok pesantren, santri, serta pemerhati lingkungan.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Permabudhi Sulsel Dr. Ir. Yonggris, MM menyampaikan apresiasi atas kerja sama lintas agama yang terjalin dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa menjaga kelestarian bumi merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat manusia. “Kita semua punya kewajiban menjaga bumi agar tetap sehat. Kalau bumi sehat, maka kita juga pasti sehat,” ujarnya.

Dr Ir Yonggris menjelaskan, terdapat empat program utama dalam kegiatan ECO Dhamma Nasional di Ponpes Al-Imam Ashim. Program pertama yakni pencanangan pesantren sebagai Eko Pesantren pertama di Sulawesi Selatan yang diharapkan menjadi pusat pembelajaran pengelolaan lingkungan bagi sekolah, pesantren, maupun rumah ibadah lainnya.

Program kedua adalah peresmian biopori sebagai sarana pengolahan sampah organik. Menurutnya, pengelolaan sampah makanan menjadi pupuk organik sangat penting untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus mendukung penghijauankawasan pesantren.  Kami ingin tidak ada lagi sampah makanan yang terbuang percuma. Semua bisa diolah menjadi kompos untuk mendukung penghijauan di lingkungan pesantren,” jelasnya.

Program ketiga berupa penghijauan kawasan pesantren melalui penanaman sekitar 100 pohon buah, tanaman pelindung, dan tanaman bunga guna menciptakan lingkungan yang sejuk dan sehat.

Sedangkan program keempat adalah edukasi lingkungan kepada para santri agar tumbuh karakter peduli lingkungan sejak dini.

“Pendidikan lingkungan bukan sekadar menghafal teori tentang sampah atau biopori, tetapi bagaimana membentuk karakter dan perilaku ramah lingkungan,” kata Yonggris.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan terus didampingi secara berkelanjutan melalui pembinaan rutin bersama Dewan Lingkungan Kota Makassar agar program Eko Pesantren dapat berjalan optimal.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Al-Imam Ashim KH. Syam Amir Yunus, SQ menyampaikan bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian dari ajaran agama dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.
Ia mengutip pesan Al-Qur’an mengenai kerusakan di darat dan laut yang terjadi akibat ulah manusia serta pentingnya menjaga keseimbangan alam. “Menjaga lingkungan adalah bagian dari amanah. Semoga pesantren ini dapat melahirkan generasi yang peduli terhadap kelestarian alam,” tuturnya.

KH. Syam Amir Yunus juga mengungkapkan bahwa saat ini pesantren telah memiliki lebih dari 50 santri dari berbagai daerah dan terus berkembang sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan dan kepedulian lingkungan.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Dr. H. Ali Yafid, M.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan bahwa isu lingkungan hidup saat ini menjadi perhatian penting Kementerian Agama RI melalui pendekatan spiritual dan penguatan hubungan harmonis antara manusia, lingkungan, dan Tuhan.

Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam memadukan pendidikan agama dengan kesadaran ekologis.
“Pelestarian lingkungan adalah bentuk kasih sayang terhadap ciptaan Allah. Pengelolaan sampah, penggunaan air bersih, hingga menjaga kebersihan pondok pesantren merupakan bagian dari pendidikan spiritual,” katanya.

Kemeneg H.Ali Yafid menilai program pengelolaan sampah berbasis eco enzyme dan biopori sangat relevan diterapkan di pondok pesantren karena dapat memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

“Seluruh sampah makanan dan sampah organik bisa diolah menjadi pupuk dan memiliki manfaat sosial bagi masyarakat. Bahkan ini dapat menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi pesantren,” ujarnya.

Dalam sesi penjelasan mengenai pengelolaan sampah, Ketua Permabudhi Kota Makassar Suzanna, SE,M.Pd mengajak para santri untuk mulai memilah sampah plastik agar memiliki nilai ekonomis dan dapat didaur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Sementara itu, perwakilan pesantren menyambut baik program eco enzyme dan pengelolaan sampah organik yang dinilai mampu menjadi solusi kebersihan lingkungan pesantren sekaligus menjadi contoh bagi pondok pesantren lainnya di Sulawesi Selatan.

Dalam wawancara terpisah, Dr. Ir. Yonggris, MM menegaskan bahwa program ECO Dhamma Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan nyata membangun budaya peduli lingkungan melalui pendidikan.

Ia berharap Ponpes Al-Imam Ashim dapat menjadi pesantren percontohan pengelolaan lingkungan hidup di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan.

“Kita ingin melahirkan santri ekologis, yaitu santri yang bukan hanya memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki karakter peduli lingkungan dan mampu memanfaatkan potensi alam secara bijak,” ungkapnya.

Selain pengelolaan sampah dan biopori, pihaknya juga mendorong pengembangan urban farming di lingkungan pesantren agar dapat membantu kebutuhan pangan secara mandiri melalui pemanfaatan lahan yang tersedia.

Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon, edukasi pengelolaan sampah organik, peresmian biopori, serta komitmen bersama menjadikan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Imam Ashim sebagai kawasan pendidikan percontohan pengelolaan sampah terpadu dan pesantren ramah lingkungan di Sulawesi Selatan.

Penulis jumriati Editor media mutiara indo tv my Id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *