ClLACAP | Mutiaraindo TV – Menjadi seorang anggota Kepolisian Republik Indonesia menuntut dedikasi tinggi dan waktu yang tidak sedikit untuk melayani masyarakat. Namun, hal tersebut tidak menjadi alasan bagi AIPTU Sujarwo anggota Polsek Gandrungmangu Polresta Cilacap untuk berdiam diri di waktu luangnya.
Di sela-sela kedinasannya sebagai abdi negara, personel kepolisian ini justru memilih mengisi kesibukannya dengan produktif, turun ke tanah untuk berkebun dan memelihara kambing.
Setiap hari setelah menanggalkan seragam dinasnya, atau saat hari libur tiba, AIPTU Sujarwo langsung beralih profesi menjadi seorang petani dan peternak. Di pekarangan yang ia kelola, tampak berbagai jenis tanaman pangan hijau yang tumbuh subur, tidak jauh dari situ, sebuah kandang kambing yang bersih dan terawat menjadi rumah bagi belasan ekor kambing miliknya.
Menurut Sujarwo, aktivitas ini bukan sekadar untuk mencari keuntungan materi, melainkan sebuah bentuk penyaluran hobi yang positif sekaligus menjaga kebugaran fisik di luar jam kerja.

”Bagi saya, berkebun dan beternak ini adalah cara terbaik untuk refreshing setelah seharian bertugas. Selain bikin pikiran segar, hasilnya juga bisa dinikmati keluarga dan warga sekitar,” ujar AIPTU Sujarwo dengan senyum khasnya kepada awak media.
Apa yang dilakukan oleh AIPTU Sujarwo ini rupanya membawa dampak positif yang lebih luas. Melalui ketekunannya, ia secara tidak langsung mengedukasi dan memotivasi warga di lingkungan tempat tinggalnya untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif.
Langkah nyata ini juga selaras dengan program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional yang dimulai dari lingkup keluarga. Warga sekitar pun menaruh rasa hormat kepada sang polisi, yang dinilai tidak canggung untuk kotor-kotoran demi mengolah lahan dan mencari rumput untuk pakan ternaknya.
Sikap hidup mandiri, sederhana, dan produktif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi anggota Polri lainnya serta masyarakat luas.
Meski disibukkan dengan urusan ladang dan ternak, AIPTU Sujarwo menegaskan bahwa tugas utamanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat tetap menjadi prioritas nomor satu.
Ketika panggilan dinas datang, ia siap kembali mengenakan seragamnya dengan penuh tanggung jawab, membuktikan bahwa seorang polisi bisa tetap bersahaja dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya, baik lewat hukum maupun lewat ketahanan pangan.







