Business Preview STara Makassar Perkenalkan Peluang Bisnis Digital Berbasis AI dan Produk Kesehatan

Uncategorized40 Dilihat

Makassar, 1 Agustus 2026 – STara menggelar kegiatan Business Preview Makassar di Hotel Mercure Makassar, Sabtu (1/8/2026). Acara tersebut menghadirkan para pendiri (Founders) STara, yakni Sujiwo Budi dan Erna Sujiwo, bersama Jaumil Putra, Hermindago sebagai profesional networker, serta Alfian Anjar, Digital Marketer dengan pengalaman lebih dari 30 tahun.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan peluang bisnis digital berbasis teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), sistem pemasaran afiliasi, serta rangkaian produk kesehatan STara kepada masyarakat dan pelaku usaha di Kota Makassar.Dalam sambutannya, Owner STara Erna Sujiwo mengajak peserta untuk terus optimistis menghadapi tantangan ekonomi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan membangun usaha secara kolaboratif.
Sementara itu, pembicara utama Hermindago menjelaskan bahwa pelaku UMKM saat ini menghadapi berbagai tantangan akibat kondisi ekonomi global. Menurutnya, konflik geopolitik dunia, terganggunya rantai pasok internasional, kenaikan harga energi dan biaya logistik, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga perkembangan teknologi yang sangat cepat menjadi faktor yang memengaruhi dunia usaha.

Ia menilai kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya pengangguran, sulitnya memperoleh pekerjaan, naiknya harga kebutuhan pokok, menurunnya kesejahteraan masyarakat, meningkatnya tekanan ekonomi keluarga, hingga berkurangnya keamanan finansial masyarakat.

“Kita harus mampu beradaptasi. Jangan hanya melihat tantangan, tetapi juga mencari solusi. STara hadir sebagai salah satu peluang yang memadukan bisnis, teknologi digital, AI, dan kesehatan,” ujar Hermindago.

Menurutnya, STara memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk menjalankan usaha secara fleksibel melalui telepon genggam tanpa harus memiliki kemampuan teknologi yang tinggi. Selain memperoleh penghasilan, anggota juga mendapatkan pembinaan melalui STara Academy agar mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan pengembangan diri.

Hermindago juga memperkenalkan empat produk kesehatan STara, yaitu Glutafibe, Nutremea, Neuume, dan Beticgo.

Ia menjelaskan, Glutafibe diformulasikan untuk membantu proses detoksifikasi tubuh dan menjaga kesehatan pencernaan melalui kandungan bromelain dari nanas, vitamin C, lemon, buah dan sayuran, serat larut air, prebiotik, serta aloe vera.
Produk Nutremea diperkenalkan sebagai minuman nutrisi pengganti sarapan yang mengandung multigrain, oat, kacang merah, chia seed, almond, kurma, ubi ungu, serta berbagai nutrisi untuk membantu memenuhi kebutuhan makro dan mikronutrien tubuh.

Sementara Neuume merupakan produk kolagen yang ditujukan untuk membantu menjaga kesehatan kulit. Produk ini mengandung collagen tripeptide, blueberry, saffron, sarang burung walet, goji berry, serta vitamin C.
Adapun Beticgo diperkenalkan sebagai produk yang membantu menjaga metabolisme tubuh, mengontrol kadar gula darah, serta mendukung pengelolaan berat badan. Produk tersebut mengandung pare, sambiloto, kumis kucing, white kidney bean, dan brotowali.

Pada sesi berikutnya, Jaumil Putra memaparkan sistem bisnis STara berbasis digital dan afiliasi. Menurutnya, peserta dapat memperoleh penghasilan tambahan hanya dengan membagikan tautan produk melalui media sosial maupun aplikasi WhatsApp.

Ia menjelaskan bahwa anggota memperoleh komisi dari setiap penjualan produk, serta berpeluang mendapatkan bonus, insentif, hingga program perjalanan ke luar negeri sesuai pencapaian bisnis.

“Semua bisa dimulai hanya dengan menggunakan telepon genggam. Sistemnya sederhana, praktis, dan didukung teknologi AI sehingga memudahkan siapa saja membangun bisnis,” katanya.

Jaumil juga memperkenalkan paket keanggotaan STara yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta, lengkap dengan berbagai fasilitas pembinaan dan pengembangan usaha.

Sementara itu, Founder STara Sujiwo Budi menjelaskan bahwa STara merupakan hasil pengalaman lebih dari 30 tahun di industri network marketing.
Menurutnya, STara dibangun bukan hanya sebagai perusahaan bisnis, tetapi sebagai wadah menciptakan pengusaha yang mandiri, berkarakter, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Kami ingin meninggalkan sebuah legacy. Kami ingin menciptakan sebuah ekosistem yang mampu membantu masyarakat Indonesia bertumbuh bersama. Kekayaan bisa datang dan pergi, tetapi karakter, mental yang baik, dan kemampuan untuk bermanfaat bagi banyak orang adalah hal yang paling penting,” ujar Sujiwo.

Ia mengatakan STara telah meluncurkan versi beta pada Juli 2026 dan menargetkan peluncuran resmi (release version) pada Januari 2027. Platform tersebut memanfaatkan teknologi AI yang memungkinkan pengguna memperoleh materi promosi, konten digital, hingga tautan afiliasi secara otomatis melalui aplikasi STara.

Sujiwo menambahkan, STara hadir sebagai respons terhadap tantangan ekonomi yang diperkirakan akan dihadapi Indonesia pada 2027–2028, termasuk potensi meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK). Oleh karena itu, STara dipersiapkan sebagai alternatif peluang usaha yang dapat membantu masyarakat memperoleh penghasilan tambahan melalui sistem digital.

Menjawab pertanyaan mengenai awal terbentuknya STara, Sujiwo mengatakan dirinya bersama Erna Sujiwo ingin mengakhiri perjalanan karier mereka dengan meninggalkan warisan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kami ingin membangun sesuatu bersama komunitas sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia memiliki kesempatan bertumbuh, mandiri, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan visi STara, yakni “Menjadi tempat terbaik bagi para bintang mencapai sukses gemilang.” Sedangkan misinya adalah menciptakan pengusaha sukses yang mandiri, berkarakter baik, menginspirasi, serta bermanfaat bagi banyak orang.

Menutup kegiatan, Sujiwo Budi menyampaikan harapannya kepada masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar.

“Makassar, Ewako! Kami berharap masyarakat Sulawesi Selatan mampu memanfaatkan peluang ini untuk berkembang bersama, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menghadapi tantangan ekonomi masa depan dengan semangat kolaborasi dan inovasi,” tutupnya.

Business Preview STara Makassar berlangsung interaktif melalui sesi presentasi, pengenalan produk, demonstrasi platform digital berbasis AI, diskusi, serta tanya jawab bersama peserta yang berasal dari kalangan pelaku UMKM, profesional, mahasiswa, dan masyarakat umum.

JUMRIATI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *