Muscab dan Pengukuhan DPC PAN se-Kabupaten Takalar, DPW PAN Sulsel Tekankan Konsolidasi hingga Desa dan Rekrutmen Generasi Muda

Uncategorized39 Dilihat

TAKALAR, 6 Agustus 2026 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Takalar menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) yang dirangkaikan dengan pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kabupaten Takalar, Kamis (6/8/2026), di kawasan Wisata Pantai Galesong, Sampulungan, Kabupaten Takalar. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas jaringan kader, serta mempersiapkan partai menghadapi agenda politik mendatang.

Acara dihadiri Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan Ashabul Kahfi, Sekretaris DPW PAN Sulsel H. Andi Syafril Chaidir Syam, S.IP., M.H., Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Kamaruddin, Ketua DPD PAN Kabupaten Takalar Hj. Nurlenni Kahar, Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPD PAN Takalar H. Kahar Sibali, para ketua DPC PAN se-Kabupaten Takalar, jajaran pengurus, kader, relawan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta tamu undangan.

Ketua Panitia H. Tamsil Gading dalam laporannya menyampaikan bahwa Muscab dan pengukuhan DPC merupakan bagian dari langkah strategis memperkuat struktur organisasi PAN hingga tingkat desa.Menurutnya, konsolidasi tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten dan kecamatan, tetapi juga harus menjangkau seluruh pengurus cabang, anak cabang, hingga desa. Ia menekankan pentingnya merekrut generasi muda yang diterima oleh seluruh lapisan masyarakat agar mampu menjadi kader yang memiliki kesadaran politik serta siap memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Konsolidasi organisasi harus berjalan sampai ke tingkat desa. Kita juga harus membuka ruang bagi generasi muda untuk bergabung dan menjadi kekuatan baru PAN sehingga organisasi semakin dekat dengan masyarakat,” ujar H. Tamsil Gading.Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Takalar Hj. Nurlenni Kahar mengatakan Muscab bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum memperkuat persatuan dan soliditas kader.

Ia menegaskan bahwa musyawarah merupakan sarana memperkuat struktur organisasi, membangun solidaritas kader, serta menyatukan langkah dalam membesarkan PAN di Kabupaten Takalar.Menurutnya, setiap perbedaan pandangan dalam musyawarah merupakan hal yang wajar, namun tidak boleh menjadi penyebab perpecahan setelah forum selesai.

“Kita harus menjaga persatuan. Siapa pun yang mendapat amanah dari hasil musyawarah wajib kita dukung bersama, karena yang diperjuangkan adalah kebesaran Partai Amanat Nasional, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegasnya.

Hj. Nurlenni juga mengajak seluruh kader melakukan evaluasi terhadap keberadaan partai di tengah masyarakat. Ia menilai PAN harus hadir setiap saat, tidak hanya menjelang pemilu, tetapi juga aktif membantu masyarakat dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan, keagamaan, kepemudaan, hingga pemberdayaan UMKM.

Ia juga menyoroti pentingnya kaderisasi, integritas kader, komunikasi yang baik, serta pemanfaatan teknologi informasi agar PAN mampu menjawab tantangan politik yang semakin dinamis.

Kita ingin PAN dikenal bukan hanya karena aktivitas politiknya, tetapi karena kerja nyata dan manfaat yang dirasakan masyarakat,” ujar Hj.NurLenni

Dalam sambutannya, Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan Ashabul Kahfi mengapresiasi tingginya antusiasme kader dan relawan yang hadir. Menurutnya, banyaknya wajah baru menjadi sinyal positif bahwa PAN semakin diminati masyarakat Kabupaten Takalar.

Ia optimistis PAN dapat kembali meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu mendatang setelah pada Pemilu 2024 hanya memperoleh satu kursi di DPRD Kabupaten Takalar.

“Saya melihat banyak wajah baru yang bergabung. Ini menunjukkan PAN semakin diminati. Dengan kerja keras, kekompakan, dan konsolidasi yang kuat, saya optimistis PAN bisa kembali merebut posisi yang lebih baik di Kabupaten Takalar,” ujar Ashabul Kahfi.

Ia juga menekankan pentingnya memperluas jaringan organisasi melalui perekrutan tokoh masyarakat, tokoh perempuan, pemuda, majelis taklim, nelayan, petani, dan berbagai elemen masyarakat lainnya agar PAN semakin dekat dengan rakyat.

Selain itu, Ashabul Kahfi mengingatkan seluruh kader untuk menjaga kekompakan karena persatuan merupakan modal utama dalam membangun kekuatan partai.

“Kompak adalah kunci. Dinamika organisasi pasti ada, tetapi jangan memelihara konflik. Semua persoalan harus diselesaikan melalui musyawarah sehingga energi partai tetap fokus untuk melayani masyarakat dan memenangkan perjuangan politik,” katanya.

Di akhir sambutannya, Ketua DPW PAN Sulsel secara resmi membuka Musyawarah Cabang dan pengukuhan DPC PAN se-Kabupaten Takalar yang dirangkaikan dengan pelantikan relawan PAN dengan mengajak seluruh peserta mengucapkan basmalah bersama.Melalui Muscab ini, PAN Kabupaten Takalar berharap terbentuk kepengurusan DPC yang semakin solid, memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat desa, meningkatkan kaderisasi, serta memperluas basis dukungan masyarakat sebagai langkah menghadapi berbagai agenda politik di masa mendatang dengan tetap mengedepankan semangat kebersamaan, pelayanan kepada masyarakat, dan penguatan organisasi.

Penulis Jumriati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *