FORWATI Sulsel Berbagi untuk Korban Kebakaran di Tallo, 62 Rumah Terdampak dan 88 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Uncategorized30 Dilihat

Makassar, 8 Agustus 2026 — Kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran kembali ditunjukkan Forum Wartawati Sulawesi Selatan (FORWATI Sulsel). Bersama ketua FORWATI Sulsel Hasmiaty, Anggota Forwati Sulsel Dhinda/Jumriati dan di bantu oleh H.Dahlan turun langsung berbagi dan menyerahkan bantuan kepada warga korban kebakaran di Jalan Sultan Abdullah, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial dan solidaritas FORWATI Sulsel kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit setelah rumah dan harta benda mereka terdampak musibah kebakaran.

Berdasarkan keterangan warga dalam wawancara di lokasi, wilayah yang terdampak berada di RW 04, khususnya RT 004 dan RT 005. Sebanyak 62 rumah dilaporkan terdampak kebakaran dengan jumlah sekitar 88 kepala keluarga (KK) yang berada di dua RT tersebut.

Kondisi rumah warga yang terdampak juga beragam. Selain rumah permanen, terdapat pula rumah yang menggunakan material kayu sehingga lebih rentan terhadap kobaran api. Sebagian bangunan mengalami kerusakan dan sebagian lainnya terbakar.Kebakaran di kawasan Jalan Sultan Abdullah 2, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, sebelumnya dilaporkan terjadi pada Jumat (31/7/2026) dini hari. Lokasi kejadian berada di kawasan permukiman padat penduduk di RT 004 dan RT 005, RW 004.

Kehadiran FORWATI Sulsel di tengah warga tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga melihat secara langsung kondisi masyarakat pascakebakaran. Tim FORWATI Sulsel berbagi dengan harapan bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal maupun barang-barang berharga.

Dalam wawancara singkat bersama ketua RW 04  Ibu Farida dan warga setempat, disampaikan pula harapan agar musibah serupa tidak kembali terjadi. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi yang dapat memicu kebakaran, terutama dalam aktivitas sehari-hari di rumah.

Warga juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian ketika memasak, memastikan peralatan memasak dalam kondisi aman, serta melakukan antisipasi terhadap sumber api maupun instalasi listrik yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Harapannya tentu tidak ada lagi kebakaran seperti ini. Masyarakat harus lebih berhati-hati dan melakukan antisipasi, terutama saat memasak, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” demikian pesan yang disampaikan dalam wawancara di lokasi.FORWATI Sulsel berharap kepedulian yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit dan kembali menata kehidupan mereka. Kehadiran organisasi wartawati tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Selain bantuan dari berbagai pihak, warga korban kebakaran masih membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta proses pemulihan tempat tinggal mereka.

Kegiatan FORWATI Sulsel ini sekaligus menunjukkan bahwa insan pers tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga dapat hadir secara langsung dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Penulis Jumriati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *