OSIS SMP dan SMA Cerdas Bangsa School Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Di Kandea 3 Kelurahan Baraya Kecamatan Bontoala Makassar 

Uncategorized39 Dilihat

MAKASSAR – Kepedulian terhadap korban kebakaran kembali ditunjukkan oleh para siswa SMP dan SMA Cerdas Bangsa School Makassar. Melalui kegiatan bakti sosial, OSIS SMP dan SMA Cerdas Bangsa School menyalurkan bantuan kebutuhan rumah tangga kepada warga yang terdampak kebakaran di kawasan Jalan Kandea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh guru-guru Cerdas Bangsa School, yakni Dzulfadhli Winardi, S.Pd., M.Pd., Gr., Grace Carolina Sambano, S.Pd., Afdalia Nurfadilah Hary, S.Pd., serta Ziendi Zetiawan Yanwar, S.T., M.Pd.

Dalam kegiatan tersebut, Caroline Couri selaku Ketua DPC KCBI Kota Makassar turut hadir mendampingi putri tercintanya dalam kegiatan bakti sosial tersebut.Bantuan yang disalurkan merupakan hasil kepedulian dan partisipasi keluarga besar Cerdas Bangsa School. Adapun bantuan yang diberikan berupa 38 tikar, 38 bantal, 34 lusin piring, 34 wajan, 136 gelas, 34 lusin sendok, dan 34 lusin garpu.

Bantuan tersebut diterima secara langsung oleh Camat Bontoala Fataullah, AP., M.Si., bersama Lurah Baraya Arifuddin, S.Sos., M.M. untuk selanjutnya disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Ketua OSIS Cerdas Bangsa School, Kevin Cesario Teja, mengungkapkan rasa senangnya dapat terlibat langsung dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial menjadi pengalaman berharga karena para siswa dapat bertemu dan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang terdampak musibah.“Senang rasanya bisa memberikan sedikit bantuan kepada mereka. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman SMP dan SMA serta pihak guru dan sekolah yang telah memberikan dukungan besar terhadap program ini, mulai dari sumbangan atau donasi yang dikumpulkan hingga partisipasi di lapangan,” ujar Kevin.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para korban kebakaran. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa peduli dan empati siswa terhadap sesama.

Sementara itu, Koordinator Bidang 1 OSIS, Jesslyn Griselda Thung, mengatakan bahwa bakti sosial tersebut merupakan salah satu program kerja Bidang 1 OSIS yang bertujuan meningkatkan kepedulian dan solidaritas siswa terhadap masyarakat, khususnya korban kebakaran di Jalan Kandea 3 MakassarKegiatan ini sangat berarti karena kami bisa ikut membantu orang yang sedang membutuhkan. Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan kami untuk lebih peduli dan mau berbagi dengan sesama,” ungkapnya.

Jesslyn menambahkan, pengalaman turun langsung ke lokasi membuat kegiatan tersebut terasa berkesan bagi para siswa. Mereka dapat melihat secara langsung kondisi warga yang terdampak sekaligus belajar mengenai pentingnya kepedulian, berbagi dan saling membantu dalam situasi sulit.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua OSIS SMP Cerdas Bangsa, Anastasya Sunardy Po. Ia menilai pemberian bantuan kepada korban kebakaran Kandea merupakan kegiatan positif yang mencerminkan kepedulian dan rasa kemanusiaan.“Sebagai koordinator bidang 1, saya merasa senang dapat ikut membantu dan mengajak orang lain untuk berbagi kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan. Kegiatan ini juga mengajarkan kita untuk saling menolong tanpa membeda-bedakan,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang 1 SMP Cerdas Bangsa, Bruce Long Dragon, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian siswa terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Kegiatan bakti sosial ini sekaligus menjadi bagian dari pembelajaran karakter bagi para siswa. Melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat, siswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga memahami pentingnya solidaritas, empati, gotong royong dan kepedulian sosial.

Dengan adanya bantuan tersebut, keluarga besar Cerdas Bangsa School berharap kebutuhan dasar warga yang terdampak kebakaran dapat sedikit terbantu.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap sesama dapat ditanamkan sejak usia sekolah melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

(JUMRIATI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *