Dari Riset Jadi Solusi Nyata, BINUS Hadirkan Multihelix Hub untuk Menjawab Kebutuhan Industri dan Masyarakat

Ekonomi20 Dilihat

Di tengah kebutuhan industri dan masyarakat terhadap inovasi yang semakin relevan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan menjadi semakin penting untuk memastikan hasil riset tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi dapat dikembangkan menjadi solusi nyata. Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University meluncurkan Multihelix Hub di BINUS @BSD, yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB, BSD, Tangerang. Inisiatif ini menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, industri, pemerintah, komunitas, UMKM, dan media untuk mendorong pengembangan inovasi berbasis riset yang mampu menjawab tantangan nyata di masyarakat.Dikelola oleh Research and Technology Transfer (RTT) BINUS University, Multihelix Hub dikembangkan sebagai ruang kolaborasi yang memungkinkan mitra menyampaikan kebutuhan maupun tantangan yang dihadapi, kemudian bekerja bersama peneliti BINUS untuk merancang, mengembangkan, dan menguji solusi yang relevan. Vice Rector for Research and Technology Transfer BINUS University, Prof. Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si., menekankan pentingnya membangun ekosistem inovasi yang terbuka dan melibatkan berbagai pihak.“Berbeda dari Science & Techno Park (STP) konvensional yang kerap birokratis, Multihelix Hub BINUS@BSD hadir meruntuhkan sekat eksklusivitas riset dan industri untuk mendemokratisasi inovasi di pusat ekosistem teknologi BSD sekaligus Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia. Melalui applied co-creation yang lincah dan berakar pada kecerdasan kolektif industri, talenta digital, serta masyarakat, hub ini mentransformasi seluruh helix dari sekadar relasi transaksional menjadi penggerak kemajuan bersama yang berdaulat dan berdaya setara. Kemitraan organik ini memastikan sustainable competitive advantage dari setiap inovasi,” ungkap Prof. Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si. Untuk mendukung kolaborasi tersebut, Multihelix Hub menghadirkan fasilitas diskusi dan pengembangan inovasi melalui BINUS DigiHub serta Space to Create, yang dilengkapi dengan area laboratorium dan fasilitas pembuatan serta pengujian purwarupa. Ekosistem ini juga didukung oleh BINUS BRIDGE (BINUS Research-Driven Innovation and Development for Greater Empowerment), platform digital yang menghubungkan hasil riset dan inovasi BINUS dengan kebutuhan mitra industri, pemerintah, maupun komunitas. Melalui platform tersebut, mitra dapat mengeksplorasi inovasi yang tersedia sekaligus mengajukan peluang kolaborasi untuk dikembangkan bersama peneliti.

Tidak hanya mempertemukan peneliti dan mitra, Multihelix Hub juga memfasilitasi pengujian inovasi, pendampingan startup berbasis riset, serta pengenalan hasil penelitian kepada publik. Melalui kegiatan Industrial-Solution Matching, BINUS mendorong terbentuknya kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti menjadi proyek penelitian dan pengembangan inovasi bersama.Sebagai langkah awal, pada 2026 BINUS melalui RTT menargetkan tujuh hingga delapan dokumen kesepakatan penelitian bersama industri, yang mencakup peta jalan penelitian serta rencana pembiayaan untuk mendukung implementasi solusi. Technology Transfer Senior Specialist BINUS University, Hendy Risdianto Wijaya, S.T., M.T., Ph.D., menjelaskan bahwa Multihelix Hub membuka kesempatan bagi industri untuk terlibat langsung dalam proses pengembangan solusi berbasis riset.“Industri yang memiliki tantangan teknis atau kebutuhan inovasi dapat menyampaikannya melalui BINUS BRIDGE maupun datang langsung ke Multihelix Hub. Kami kemudian menghubungkan kebutuhan tersebut dengan peneliti yang memiliki keahlian relevan, sehingga kolaborasi dapat berkembang menjadi solusi yang siap diuji dan diimplementasikan,” jelas Hendy.Kehadiran Multihelix Hub menjadi bagian dari komitmen BINUS University untuk terus memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang memberikan dampak nyata. Sejalan dengan visi “Fostering and Empowering the Society in Building and Serving the Nation,” BINUS mendorong agar pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan industri, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan Indonesia.  

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *