Mengasah Kreativitas Tanpa Batas: Perjalanan Joanna Renardi Menembus Kancah Global Lewat Program Study Abroad di Singapura

Ekonomi10 Dilihat

Bagi seorang desainer muda, memperluas wawasan tidak hanya soal mengasah teknik visual di ruang kelas, tetapi juga tentang bagaimana memahami budaya baru, menghadapi tantangan global, dan berani keluar dari zona nyaman. Inilah yang dirasakan oleh Joanna Renardi, mahasiswi program studi Visual Communication Design – New Media BINUS University, yang memilih untuk mengambil jalur Study Abroad sebagai bagian dari enrichment program di BINUS University.

Keinginan Joanna untuk mencoba kuliah di luar negeri sebenarnya sudah tumbuh sejak ia pertama kali mendaftar di BINUS University. Mengetahui bahwa universitas menyediakan track Study Abroad untuk enrichment program, ia langsung memasukkannya ke dalam daftar rencana masa depannya.

Menjelang semester penentuan, Joanna membulatkan tekad untuk mendaftar. Menurutnya, kesempatan belajar di luar negeri adalah sebuah privilege yang tidak didapat semua orang, dan akan sangat disayangkan jika dilewatkan. Terlebih di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, pengalaman internasional ini diyakininya mampu membuat portofolionya lebih stand out.

Sebagai seorang anak desain, belajar di lingkungan dan kultur yang berbeda juga menjadi cara ampuh untuk memperluas perspektif, sekaligus memperluas jaringan koneksi global, baik untuk relasi pertemanan maupun peluang karier masa depan.

Untuk destinasi studinya, Joanna memilih LASALLE College of the Arts di Singapura dan mengambil program Design Communication (Tahun ke-2, Semester Genap). Ia punya alasan kuat mengapa memilih institusi seni terkemuka di Asia ini. Pengalaman belajar selama satu semester di LASALLE memberikan warna yang cukup berbeda dibandingkan dinamika belajar desain di Indonesia. Selain itu, Singapura dipandangnya sebagai salah satu pusat industri kreatif dengan prospek kerja yang sangat menjanjikan. Melalui kesempatan ini, Joanna ingin memperlihatkan kemampuan yang telah ia asah selama kuliah di BINUS University, sekaligus membuka pintu peluang yang lebih luas.

Menjalani Study Abroad tentu bukan tanpa tantangan. Terlebih lagi, ini adalah pengalaman pertama kalinya bagi Joanna tinggal sendiri jauh dari orang tua. Banyak momen “pertama kali” yang sempat membuatnya bingung, namun justru di sinilah ia bertransformasi menjadi pribadi yang jauh lebih mandiri dan solutif.

Dari sisi akademik, Joanna juga harus beradaptasi dengan sistem pembelajaran di LASALLE. Sebagai institusi seni murni, proyek-proyek yang diberikan terasa jauh lebih mendalam. Sempat terlintas rasa insecure di awal, “Bisa nggak ya aku keep up dengan yang lain?” mengingat Joanna lebih memfokuskan diri pada functional designing ketimbang seni murni semata. Namun, tantangan tersebut justru berhasil ia taklukkan dengan baik.

Selama di LASALLE, hari-hari Joanna dipenuhi dengan pengalaman berharga. Di luar keseruannya menjelajahi sudut kota Singapura, mulai dari memburu ragam pastries favorit hingga mendatangi pit building dan berfoto di depan garage drivers karena kecintaannya pada Formula 1, ia juga terlibat dalam proyek-proyek kolaboratif yang luar biasa.

Salah satu yang paling berkesan adalah ketika ia bersama kelompoknya mengerjakan proyek rework/redesign untuk website BNP Paribas Wealth Management. Di sini, Joanna bertanggung jawab penuh atas pembuatan hampir keseluruhan prototype website di Figma. Berbekal mata kuliah UI/UX yang telah ia tekuni di BINUS University, kemampuannya berhasil memukau rekan sekelompoknya. Puncaknya, kelompok mereka terpilih sebagai pemilik hasil rework terbaik dan membawa pulang piala apresiasi langsung dari tim BNP Paribas!

Selain itu, ada pula proyek unik saat ia dan teman-teman menjelajahi Museum Peranakan serta bangunan-bangunan bersejarah di Singapura untuk mengumpulkan data warna artefak, yang kemudian diolah menjadi Peranakan color swatches sebanyak 150 lembar.

Ketertarikan Joanna pada dunia desain sudah bermula sejak kecil, di mana ia sangat menikmati aktivitas menggambar, membuat poster, hingga infografis. Ketika mencari tempat kuliah, ia mendapati bahwa School of Design di BINUS University sudah memiliki penjurusan sejak awal, dan Visual Communication Design – New Media menjadi jalur yang paling pas dengan minatnya. Reputasi positif School of Design BINUS University semakin memantapkan langkahnya untuk mendalami dunia desain secara terfokus.

Dalam perjalanannya ini, Joanna mengaku sangat terbantu oleh ekosistem di kampusnya, yang menyediakan jalur dan informasi yang jelas bagi mahasiswa yang ingin mengambil program exchange, lengkap dengan sesi pembekalan sebelum keberangkatan, serta dukungan luar biasa dari BINUS International Office.

“Menurutku, Study Abroad itu pengalaman yang sangat worth it. I will cherish my Study Abroad semester always, and it’s one of my best moments in life. Emang sih, awalnya ini terasa seperti step besar ahead. Tapi setelah kembali, aku nggak nyesal sama sekali, and you too should take this chance while you have it!” pesan Joanna menutup kisahnya.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *