Di Duga Sansan Asal Bicara Cat WhatsApp Ke Salah Satu Tim Media Yang Buat Tim Merasa Geram

Uncategorized863 Dilihat

Mutiaraindotv.my.id Lampung Selatan – tanjung bintang ,pemberitaan sebelumnya yang memuat pabrik pengolahan ban bekas yang di duga ilegal ,para penanggung jawab ,atau orang orang yang berperan penting di pabrik tersebut bungkam saat di konfirmasi, salah satunya San San

Yang awal sama sekali tidak menjawab , konfirmasi tim media ,hingga berita kedua terbit Sansan baru membalas Cat WhatsApp tim media saat di konfirmasi
Ijin konfirmasi bang San San ,sesuai informasi yang kami dapat
1.apakah benar sesuai informasi yang kami dapat bahwa ,kontrak tanah cuman Rp .75.000.000 pertahun, tapi anda bilang ke bos pabrik ban itu ,pertahun Rp 125.000.000 ?

2.apakah menurut bang Sansan, itu murni cara ambil keuntungan atau sebuah kebohongan ,,terhadap bos ?

3.apakah ko Yuda tau ,dan bos besar pabrik itu ?

4.Dan apakah benar sesuai informasi yang kami dapat limbah meski sudah ditanam telah meluber ke kebun belakang Hinga tanaman rusak ,dan pihak pabrik ,telah mengganti rugi sebesar Rp 14.000.000

Mohon hak jawab agar berita kami selanjutnya berimbang

Jawaban singkat San San via WhatsApp
Selamat malam saudara yg terhormat. Sejauh ini saya hanya punya wewenang sebagai purchasing, Maslah kontrak tanah dll saya tidak ikut campur, dan saya tidak tiap hari ngantor ke pabrik, Krn saya harus mencari ban kemana2.
Tulisnya

Sementara Selasa 21 April 2026 sekitar pukul 08:12 pagi Sansan cat tim media dengan bahasa yang menurut tim sangat asal dan terkesan ngawur

“Selamat pagi.. saya hari ini ada kegiatan disekolah, dampingi anak ikut seminar.. mungkin sore baru sempat hubungi Boss saya, minta uang. Tapi saya gak tau berapa yg kamu mau”

Bahasa cat Sansan di atas sangat bikin tersinggung Tim , karena tim media sama sekali tidak pernah bicara uang seribu rupiah pun kepada jajaran atau yang berperan di pabrik itu ,siapapun

Karena di nilai Tim,Sansan seakan merendahkan Tim dengan gaya bahasanya ,maka tim sepakat akan buktikan profesionallitas jurnalis sesuai tupoksi nya .Tidak semua wartawan bisa di ukur dengan uang ,cletus salah satu tim ,yang mana ada 8 media nasional yang sudah terbitkan pemberitaan gudang Atau pabrik yang di duga ilegal tersebut.

(TIM )

Bersambung!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *