MUTIARAINDOTV.MY.ID—Pesisir Barat — Menciptakan Lingkungan Pendidikan Yang Aman Dan Nyaman Tentu Adalah Salah Satu Astacita Presiden Prabowo Subianto Dan wakilnya Gibran Raka Buming Raka
Dimana Salah Satu Progres Nyata Yang Dilakukan Oleh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto Yakni Pengucuran Dana Revitalisasi Yang Diangarkan Dari Dana Anggran Pendapatan Belanja Negara APBN
Namun Program Mulia Pemerintah Prabowo Diduga Dicemari Oleh Para Oknum Pejabat Serakah Yang Haus Akan Harta Duniawi
Hingga Dugaan Pemotong Dana Revitalisasi Yang Di Peruntukan Untuk Membangun Dunia Pendidikan
Seperti Yang Kini Sedang Hangat Di Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung Yang Dikenal Dengan Sebutan Tanah Bumi Para Sai Batin Dan Ulama
Team Investigasi Media Dan LSM Provinsi Lampung Menemukan Keluhan Dari Beberapa Panitia Pelaksana Pembangunan Dari Angaran Dana Revitalisasi Bahwa Dana Tersebut Diduga Ada Pemotongan Sebesar 15% Oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat ( 03/09/26)
Dugaan Adanya Pemotongan Dana Revitalisasi Yang Diduga Dilakuka Oleh Dinas Pendidikan Pesisir Barat Semakin Menguat Setelah Team Investigasi Mendapatkan Pernyataan Dari Beberapa Kepala Sekolah Dan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dari Beberapa Kecamatan Yang Ada Di Pesisir Barat, Dari Hasil Rekaman Pembicaraan panitia pelaksana yang enggan di sebut namanya jelas mengatakan ada potongan 15 % untuk dinas
Sekjen DPD Lampung LSM Api nusantara Raya Mintak APH Usut Tuntas,Dugaan pungli tersebut,
Dan mintak Periksa kepala sekolah, komite, Yang terlibat dan menggetahui dugaan adanya pemotongan dana Revitalisasi tersebut
Dimana Mereka Mengaminkan Adanya Pemotongan Dana Revitalisasi Sebesar 15% Dari Pagu Angaran
“Ya Pak Itukan Sudah Hal Yang Biasa Didunia Pendidikan,Kami Hanya Ikut Cara Main Saja ”
Diketahui Pada Tahun 2026 Kurang Lebih Dua Puluh (20) Satuan Pendidikan Dasar Dan menengah Di Pesisir Barat Yang Tersebar Berbagi Kecamatan Yang Mendapatkan Anggaran Revitalisasi Dari Pemerintah pusat Yang Di kelola Langsung sekolah dan panitia pelaksana (p2sp)
Sementara Itu Team Investigasi Media Mengonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Barat Melalui Telpon WhatsApp Guna Untuk Keseimbangan Pemberitaan Namun Yang Bersangkutan Tak Merespon
Dengan Cara Yang Sama Team Investigasi Media Juga Mencoba Melakukan Konfirmasi Terhadap Sekretaris Daerah SEKDA Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M. Namun SEKDA Juga Tidak Merepon
Team Investigasi Media dan LSM Meminta Agar Inspektorat , Aph,Badan Pemeriksa Keuangan BPK Agar Segera Melakukan Audit Terhadap Dinas Pendidikan Pesisir Barat Agar Uang Negara Yang Diduga Dialih Pungsikan Oleh Oknum di jajaran Dinas Pendidikan Pesisir Barat Bisa Diselamatkan
Selain Itu Team Investigasi Juga Meminta Ditkrimsus Polda Lampung Untuk Segera Menyelidiki Dugaan Pemotongan Dana Revitalisasi Yang Diduga Pemotongan Sebanyak 15% Yang Disinyalir Dilakukan Oleh jajaran Dinas Pendidikan
Sampai Berita Ini Di Terbitkan kepala Pendidikan Pesisir Barat Dan Sekretaris Daerah Pesisir Barat Belum Memberikan Konfirmasi Serta Belum Memberikan Klarifikasi
Jika perlu Tim Gabungan media dan LSM akan adakan aksi di dinas pendidikan pesisir barat
(TIM)
(Bersambung)






